The Optimization of Blockchain Technology for the Distribution of Cash Waqf in Poverty Alleviation
Abstract
Di tengah tingginya potensi wakaf tunai sebagai solusi pengentasan kemiskinan, terdapat tantangan berupa ketidaktransparanan distribusi dan rendahnya akuntabilitas pengelolaan dana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi optimalisasi teknologi blockchain dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi distribusi wakaf tunai sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan literature review, di mana data dikumpulkan melalui studi pustaka terhadap jurnal ilmiah, laporan industri, dan dokumen terkait fintech syariah, wakaf digital, serta implementasi blockchain dalam filantropi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi blockchain dapat meminimalisir risiko penyalahgunaan dana, meningkatkan kepercayaan wakif (donatur), dan mempercepat penyaluran manfaat kepada mustahik (penerima manfaat). Beberapa tantangan yang diidentifikasi meliputi aspek regulasi, kesiapan infrastruktur digital, dan literasi masyarakat. Penelitian ini memberikan rekomendasi pentingnya kolaborasi antara lembaga keuangan syariah, regulator, dan pihak terkait untuk mengembangkan kerangka kerja blockchain yang sesuai dengan prinsip syariah dan tujuan sosial wakaf.
Kata Kunci: Blockchain, Wakaf Tunai, Kemiskinan, Fintech Syariah.
Copyright (c) 2025 ADL ISLAMIC ECONOMIC

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Under the following terms:
-
Attribution - You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- No additional restrictions - You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.














